Aku pernah menjadi bagian terpenting dihidup mu
bukan perkara aku mencintaimu tapi rasa nyaman dan tenang membuat hati sedikit terenyuh
Aku kira kita akan jalan beriringan untuk menggapai semua harapan yang sudah kita buat sedemikian rupa
Tapi ternyata tidak
Tuhan memisahkan dua raga yang sedang mabuk asmara dengan cara menyatukan dengan yang lain
Kenangan terus muncul dibenak sampai sulit untuk melupakan
Masih ada rasa berharap untuk kembali
tapi keadaan tidak menyetujui
Apa aku akan terus menunggu hadirmu untuk hidup ku, aku pun tidak tau
yang sekarang aku jalani hanya ruang sepi, tidak ada warna ataupun pelangi
Hujan terus menyamai hati
tetesan air mata, lagu yang ku suka mungkin bisa menjadi obat penenang sesaat
Rintihan doa selalu ku panjatkan untuk hidupku, dan hidupmu yang lebih baik
Semoga kelak kita bertemu disatu titik terbaik menurut versi kita
masing-masing.
Bekasi, 27 Feb 22
Tidak ada komentar:
Posting Komentar