Ada harapan untuk berhenti mencintai dalam diam dan doa
tapi jiwa, hati, dan raga tidak sinkron dengan keadaan
apa yang akan terjadi jika terus berlanjut tanpa pasti
sakit hati dan kecewa semakin menjadi
atau akan bahagia menunggu waktu yang tepat
Lelah bersandiwara dibelakang pilu dan perih
apalagi terus berbohong kepada hati
tidak kuat untuk menahan diri
tetesan air mata terus mengalir
bahkan tembok. bantal, dan musik yang sekarang selalu menemani
cerita akan lara terus terungkap
jeritan hati semakin tidak tertahankan
kuat sekarang bukan karena rela
tapi sadar diri untuk tidak lebih menyakiti hati