Rabu, 01 Desember 2021

Naluri

naluri berhenti terus menghantui hati

pikiran kesana kemari meruntuki diri, tak tahan menahan emosi dan air mata. tidak sanggup rasanya jika harus menjadi kuat sesuai apa yg diinginkan

iya manusia ini memang rapuh, manusia ini butuh pelukan dari orang yang mampu menjadi penompang

pondasi yang kuat dari diri yang kuat. tapi tak kuasa menahan derasnya cacian di hati dan air mata yang mengalir bersama hujan. tawa hanya hiasan didepan mata. luka dan ke iklasan belum sepenuhnya menerima, hingga ada satu ketika manusia ini kuat menjadi orang yang diharapkan. tapi tak kuasa, bila ekspetasi yang terlalu tinggi selalu di nobatkan. manusia ini lelah, dan manusia biasa, hidup penuh luka dan air mata

tuhan berikan manusia ini satu hari untuk bisa menerima dengan ikhlas. berlapang dengan hati dan rasa, manusia ini lelah menjadi orang emosional, manusia ini juga ingin hidup yang dulu tidak semakin menjadi rumit.



Bekasi, 13 November 2021

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Mungkin Tuhan punya cara bagaimana seseorang menemukan pasangannya,  Begitu seperti aku yang menemukan seseorang dengan cara berbeda Tidak p...